Inilah 4 Kerugian Akibat Suka Ganti Template Blog

October 22, 2016
 Pernahkah kalian mengganti template untuk Blog? Pasti pernah, kan! Apakah frekuensinya sering? Atau sangat jarang sekali? Dan Atau sudah cocok dengan template yang ada di Blog itu? Baiklah, kali ini Saya ingin membahas topik mengenai 4 kerugian yang akan terjadi apabila Kamu suka mengganti template blog. Semoga bermanfaat!


1. Posisi SERP GOOGLE Akan Hancur


 Akibat dari salah satu kegiatan suka mengganti template Blog, adalah posisi Blog di Google Search menjadi hancur. Maksud dari kata hancur adalah posisi Blog yang kita miliki di mata mesin pencari akan berubah - ubah (bisa naik dan bisa turun) alias tidak stabil. Karena terjadi perubahan Meta Tag tiap mengganti template yang membuat perubahan data dan informasi yang diupdate otomatis dan diterima oleh pihak mesin pencari (Google). Kalau seperti itu bisa - bisa blog Kamu akan "ditendang" dari mesin pencarian.

Tentunya ini akan berdampak buruk bagi diri sendiri karena sumber visitor bersumber dari sana. Oleh karena itu alangkah baiknya Kita menghindari aktivitas terlalu sering mengganti template secara terus menerus. Karena dari itu, berfikir lah sebelum mengganti template. #SaranSaya sih pilih dulu yang mana yang paling bagus dari sekian banyak daftar template gratis/berbayar yang ditawarkan, dari segi responsivitasnya, SEO Ready, kolom halaman dan yang sesuai minatnya juga apakah mau yang clean (bersih) atau yang rame. Itu terserah pilihan masing - masing. Saya sarankan jangan terlalu sering mengganti template blognya ya!



2. Visitor Akan Menurun Dan Blog Terlihat Tidak Memiliki Ciri Khas Tersendiri


Ya, seperti yang sudah dijelaskan diatas tadi bahwa sering gonta - ganti template akan memengaruhi posisi SERP di mata Google. Alhasil yang sebelumnya pengunjung sudah stabil dari Google akan menurun bahkan tidak ada sama sekali yang mengunjungi Blog Kamu lagi. Iihhh, serem banget. Dan juga dampak lainnya adalah Blog Kamu akan dinilai tidak memiliki karakter dan juga tidak profesional, karena seringnya mengganti template yang beragam jenis tampilannya.

Blogger yang baik adalah memiliki ciri khas tersendiri contohnya terdapat pada tampilan templatenya. Alangkah baiknya sih buat template sendiri karena dapat menyesuaikan hal apa saja yang diinginkan. Dan juga akan mengurangi aktivitas gonta - ganti template. Apabila belum bisa membuat template, silahkan beli template premium agar terkesan profesional dan tidak terlalu banyak yang menggunakannya sehingga terlihat lebih berkarakter dan ada ciri khasnya tersendiri. Dan ternyata ada kebanggaan tersendiri loh apabila menggunakan template Premium.

3. Waktu Yang Berharga Terbuang Sia - Sia


 Mengapa bisa terbuang sia - sia? Disaat kita menginstall template baru, pastinya ada beberapa hal yang harus diatur lagi, dan itu tidak sebentar loh! Disinilah mau tidak mau waktu - waktu yang produktif kita dipakai untuk mengganti beberapa informasi dan mengatur tampilan blog (lagi). Biasanya berkisar antara 30 menit - 2 jam tergantung dari template dan apa yang ingin diatur. Bayangkan dong apabila hampir setiap hari Kamu mengganti template Blog yang tidak sebentar itu? Sudah berapa waktu yang terbuang sia - sia untuk mengganti template itu?

Namun apabila Kamu memang tetap ngotot untuk mengganti template, maka Kamu juga harus siap untuk mengorbankan waktu - waktu produktifnya yang tidak sebentar itu. Alangkah baiknya waktu produktif tersebut digunakan untuk menuliskan artikel sembari meningkatkan kualitas konten Blog Kamu.

4. Tampilan Blog Akan Menjadi Berantakan


Sering mengganti template juga akan membuat tampilan Blog menjadi kacau. Karena widget - widget bawaan dari tiap - tiap template akan menempel dan menjadi menumpuk sehingga tampilan Blog yang baru akan terlihat kacau. Karena banyaknya widget - widget bawaan template - template dahulu berserakan sehingga rusaklah tampilan Blog itu dan loading halaman menjadi lebih berat. Sehingga Kita perlu menghapus beberapa widget yang tidak penting itu.

Apabila banyak widget yang masih menempel di Blog, maka perlu memakan waktu untuk menghapus satu persatu. Dan waktu produktif untuk menulis konten, belajar dan lain sebagainya akan terpakai secara sia - sia juga. Jadi perlu pertimbangan yang cukup besar apabila ingin melakukan hal tersebut.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

No comments